Perpisahan Manis Penuh Tangis untuk Guardiola
21 menit yang lalu
Peminat jurnalisme dan bisnis TV
Usai pertandingan, televisi menyorot muka-muka pemain dan ofisial kedua tim.
Neymar tertunduk lesu sementara Messi tersenyum sumringah.
Guardiola? Pelatih muda penuh prestasi ini disorot kamera ketika mukanya memancarkan ekspresi yang dingin.
Timnya, Barca, barusan membantai raksasa Amerika Latin dari Brasil. Guardiola tenang saja seperti pembunuh berdarah dingin.
| Sumber: Tribun Timur, Makassar Sabtu, 01-11-2008 | 23:20:04 |
| AC Nielsen: Televisi Tak Usah Khawatir Dengan Internet! |
| Laporan: Widyabuana. tribuntimurcom@yahoo.com |
| Sudah saatnya bujet iklan perusahaan dialokasikan untuk melakukan promosi di internet. Sebuah survey yang dilakukan AC Nielsen menunjukkan bahwa sekitar sepertiga dari pengguna internet juga menonton televisi ketika sedang melakukan browsing. Demikian dilansir Reuters. |
| Dalam fakta yang ditemukan oleh AC Nielsen, bahwa penggila internet adalah penonton fanatik dari televisi. Mereka menghabiskan sekitar 250 menit setiap hari di depan televisi dan bandingkan dengan penonton televisi yang tak pernah berselancar di internet dan hanya menghabiskan waktunya selama 220 menit di depan televisi. Hasil ini merupakan kabar menarik bagi televisi yang khawatir dengan kehadiran dari internet akan membuat penonton televisi berkurang bahkan hilang. Ini juga akan menolong sebuah penjelasan adanya kekuatan media baru yang berjalan seimbang dengan penonton televisi. "Televisi memang membutuhkan investasi waktu yang banyak dan di satu sisi ada banyak orang- orang yang juga menggunakan internet dan di mana waktu lebih banyak dihabiskan, ini adalah jawaban dari apa yang sedang terjadi," kata juru bicara Nielsen, Gary Holmes. Laporan ini menggunakan sampel dari 3.000 orang dari lebih 1.000 rumah tangga selama periode Mei. Laporan ini juga tidak melakukan perbedaan dari tipe internet yang digunakan oleh para penonton televisi meski rata-rata yang dilakukan oleh pengguna internet adalah melakukan pencarian, membaca email, dan melakukan komunikasi teks, serta berbelanja secara online. (*) Tribun Timur, Selalu yang Pertama Ada peristiwa menarik? SMS www.tribun-timur.com di 081.625.2233 email: tribuntimurcom@yahoo.com Hotline SMS untuk berlangganan koran Tribun Timur, Makassar (edisi cetak) : 081.625.2266. Telepon: 0411 (8115555) (wid) |
| Sumber: tribun-timur.com Senin, 17-03-2008 | 16:43:59 |
| Wapres Desak Penataan Kepemilikan Televisi |
| Laporan: Persda Network/ade, tribuntimurcom@yahoo.com |
| Jakarta, Tribun -- Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla mendesak pengurus Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) untuk melihat sejauhmana kepemilikan televisi di Indonesia yang dituding dimiliki secara monopoli oleh segelintir orang atau kelompok orang. |
| "Beliau (Wapres) melihat itu agar ditata, dilihat lebih jernih lalu ditertibkan sehingga nanti bisa ketahuan apakah ada monopoli, crossownership (kepemilikan silang)," kata Koordinator Bidang Perijinan KPI Don Bosco Selamon usai bertemu Wakil Presiden Jusuf Kalla di Kantor Wapres, Jakarta, Senin (17/3). Pernyataan untuk menata media telivisi mencuat setelah KPI memberikan laporan yang menilai adanya kepemilikan media telivisi di tangan seseorang atau kelompok orang. Meski mencium ada ketidakberesan, KPI belum bisa memutuskan apakah kepemilikan televisi di tangan seseorang atau kelompok orang tersebut merupakan sinergi, pemusatan atau monopoli, dan kepemilikan silang. Dalam 2-3 bulan ke depan, KPI akan mengupas ihwal kepemilikan televisi. "Itu sedang dibicarakan dengan Departemen Kominfo dan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU)," tandas Don Bosco. Selain melaporkan hal tersebut, KPI berencana akan memberikan KPI award kepada sejumlah televisi yang memiliki program acara terbaik untuk masyarakat. Terbagi dalam lima kategori, yakni program dokumenter, talkshow, investigasi, anak-anak dan sinetron lepas, KPI award pada Selasa (18/3) malam di bilangan hotel Jakarta. Dan menurut rencana, Kalla akan turut memeriahkan acara yang disiarkan salah satu televisi nasional teranyar.(*) |
| Sumber: Tribun Timur, Makassar Senin, 01-09-2008 | 21:46:21 |
| Makan Sahur Ditemani Sambalu Makassar TV |
| Laporan: ina maharani. totoro785@yahoo.com |
| Makassar, Tribun - Berbagai program baru dihadirkan televisi swasta lokal Makassar Makassar TV. Menyambut Ramadan ini, salah satu program terbaru mereka adalah Sambalu Sahur. Program ini tayang selama dua jam setiap hari pukul 03.00 - 05.00 wita dini hari. |
| Dalam program yang dihadirkan untuk menemani waktu sahur ini, penonton bisa menelpon untuk berkirim salam sambil memilih lagu yang akan diputar. Program lain selama Ramadan yakni Kupilih Jalanmu (10.00 wita), Musik Ramadan (12.30 wita), Pesantren Ramadan (16.00 wita), Ramadan Kita (16.30 wita) dan Sambalu Ramadan (17.30 wita). Sejumlah program juga mengalami pindah tayang, yakni Makassar Pagi (08.00 wita), Laguna (Senin-Selasa 15.00 wita), Patontonganta (Rabu 15.00 wita), Halo Bohusami (Kamis 14.30 wita), Nihaoma (Jumat 14.00 wita), dan Nyamanna (Minggu 19.00 wita).(*) |